Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email
The best preparation for tomorrow is doing your best today. What you do today can improve all your tomorrows.
Education is the passport to the future, for tomorrow belongs to those who prepare for it today.
Malcolm X
The only true wisdom is in knowing you know nothing.
To know, is to know that you know nothing. That is the meaning of true knowledge.
Socrates
Study the past, if you would divine the future.
By three methods we may learn wisdom: First, by reflection, which is noblest; Second, by imitation, which is easiest; and third by experience, which is the bitterest.
Confucius
Our lives begin to end the day we become silent about things that matter.
In the End, we will remember not the words of our enemies, but the silence of our friends.
Martin Luther King, Jr.

Tuesday, June 2, 2020

Teks Editorial beserta Contoh dan Analisis Kaidah Kebahasaannya

khansha hanak


Contoh kalimat dengan menggunakan konjungsi :

Penata Argumentasi

Selanjutnya, dalam kejadian itu diduga pekerja tidak dilengkapi alat perlindungan diri selama bekerja.

Penguat Argumentasi

Bahkan akses pintu darurat juga tidak ada atau tidak dapat diakses di pabrik tersebut.

Sebab Akibat

Akan tetapi, polisi tampaknya perlu menginvestigasi lebih dalam kasus ini. Hal itu disebabkan di balik legalitas perizinan yang mereka punya, ada isu bahwa pabrik tersebut tidak hanya membuat kembang api, namun secara rahasia juga memproduksi petasan.

Harapan

Polisi juga harus memastikan bahwa pelanggaran izin atas pabrik tersebut betul terbukti.
kaidah kebahasaan teks editorial

berikut untuk file lengkapnya bisa diunduh atau dilihat pada google drive


Friday, April 10, 2020

Artificial Ants and Minimum Cost Paths

khansha hanak


.
.
.
Secara khusus, semut buatan mengingat bentuk memori yang terbatas di mana mereka dapat menyimpan jalur parsial yang mereka miliki mengikuti sejauh ini, serta biaya tautan yang mereka lalui. Melalui penggunaan Dalam memori, semut dapat menerapkan sejumlah perilaku bermanfaat yang memungkinkannya secara efisien membangun solusi untuk masalah jalur biaya minimum. Perilaku-perilaku ini adalah 
(1)konstruksi solusi probabilistik yang bias oleh jalur feromon, tanpa maju pembaruan feromon; 
(2) jalur mundur deterministik dengan eliminasi loop dan dengan pembaruan feromon; 
(3) evaluasi kualitas solusi yang dihasilkan dan penggunaan kualitas solusi dalam menentukan jumlah deposit feromon 

Probabilistic forward ants and solution construction. 

Semut S-ACO memiliki dua mode kerja: maju dan mundur. Mereka berada dalam mode maju ketika mereka bergerak dari sarang menuju makanan, dan mereka berada di mode mundur ketika mereka pindah dari makanan kembali ke sarang mereka. Setelah semut mode maju mencapai tujuannya, ia beralih ke mode mundur dan memulai perjalanannya kembali ke sumbernya. Dalam S-ACO, semut maju membangun solusi dengan memilih secara probabilistik simpul berikutnya untuk pindah ke antara mereka yang ada di sekitar simpul grafik dimana mereka berada. 
Pilihan probabilistik dapat dibiaskan oleh jalur feromon yang sebelumnya disimpan pada grafik oleh semut lain. Saat mode maju, semut tidak menyetor feromon saat bergerak. Maupun saat gerakan mundur deterministik, membantu dalam menghindari pembentukan loop.

Deterministic backward ants and pheromone update.

Semut S-ACO meningkatkan kinerja sistem dengan mengimplementasikan eliminasi loop. Dalam praktiknya, sebelum mulai bergerak mundur di jalur, mereka hafal saat mencari node tujuan (mis., jalur maju), semut S-ACO menghilangkan loop dari itu. Saat bergerak mundur, semut S-ACO meninggalkan feromon pada lintasan yang mereka lintasi.

Pheromone updates based on solution quality.

Membuat pembaruan feromon dapat membantu mengarahkan semut di masa depan ke arah solusi yang lebih baik. Semisal dengan membiarkan semut menyetor jumlah feromon yang lebih tinggi di jalur pendek, pencarian jalur semut lebih cepat condong ke arah solusi terbaik. Ketergantungan pada jumlah deposit jejak feromon pada solusi kualitas juga ada pada beberapa spesies semut: Beckers et al. (1993) menemukan bahwa pada semut spesies Lasius niger semut yang kembali dari sumber makanan yang baik cenderung lebih banyak menjatuhkan feromon daripada yang kembali dari sumber makanan yang lebih buruk.

Pheromone evaporation.

Pada koloni semut nyata, intensitas feromon menurun berangsur-angsur karena penguapan. Dalam penguapan S-ACO disimulasikan dengan menerapkan aturan penguapan feromon yang didefinisikan secara khusus. 

Ants’ Path-Searching Behavior

Setiap semut membangun, dimulai dari node sumber, solusi untuk masalah dengan menerapkan kebijakan keputusan langkah demi langkah. Di setiap node, informasi lokal disimpan di node sendiri atau pada lintasan keluarnya dibaca (dirasakan) oleh semut dan digunakan dengan cara stokastik untuk memutuskan simpul mana yang akan dipindahkan ke berikutnya.
Di awal proses pencarian, jumlah feromon yang konstan dijatuhkan untuk semua lintasan. Ketika terletak di sebuah simpul, semut k menggunakan jalur feromon Ο„ij untuk menghitung probabilitas memilih j sebagai simpul berikutnya:
N adalah lingkungan semut k ketika dalam simpul i. Dalam S-ACO tudung tetangga simpul i berisi semua simpul yang terhubung langsung ke simpul i dalam grafik G, kecuali untuk pendahulu simpul I (mis., Simpul terakhir yang dikunjungi oleh semut sebelum pindah ke i). Dengan cara ini semut menghindari kembali ke simpul yang sama dengan mereka kunjungi sebelum simpul i. Hanya dalam kasus N kosong, yang sesuai dengan kebuntuan pada grafik, prekursor dari simpul i dimasukkan ke dalam N. 
Semut berulang kali melompat dari satu simpul ke simpul lainnya menggunakan kebijakan keputusan ini hingga akhirnya mencapai titik tujuan. Karena perbedaan antara jalur semut, maka langkah waktu di mana semut mencapai simpul tujuan mungkin berbeda dari semut ke semut lain (semut yang melalui jalur lebih pendek akan mencapai tujuan mereka lebih cepat).

Path Retracing and Pheromone Update

Saat mencapai node tujuan, semut beralih dari mode maju ke mode mundur dan kemudian menelusuri kembali langkah demi langkah jalur yang sama mundur ke sumber simpul, sebelum memulai perjalanan kembali, semut menghilangkan loop yang telah dibangun saat mencari node tujuannya. Masalah loop adalah bahwa mereka mungkin menerima feromon beberapa kali ketika seekor semut menelusuri kembali jalannya untuk menyimpan jejak feromon.
Penghapusan loop dapat dilakukan dengan memindai posisi pengidentifikasi simpul secara iteratifposisi mulai dari node sumber: untuk node di posisi ke-i, pathnya adalah dipindai mulai dari node tujuan hingga kemunculan pertama node tersebut ditemui, katakanlah, pada posisi j (selalu berpendapat bahwa i  j karena proses pemindaian berhenti pada posisi i terakhir). Proses pemindaian adalah divisualisasikan dalam gambar berikut:

Contoh juga menunjukkan bahwa prosedur eliminasi loop kami tidak selalu menghilangkan loop terbesar. Dalam contoh, loop 3 - 4 - 5 - 3 dari panjang 3 dihilangkan. Namun, loop terpanjang dalam contoh ini, loop 5 - 3 - 2 - 8 - 5 dari panjang 4, tidak dihilangkan karena tidak muncul kembali setelah menghilangkan loop yang pertama. Secara umum, jika jalur berisi loop bersarang, jalur bebas loop akhir akan tergantung pada urutan di mana loop dihilangkan.
Selama perjalanan kembali ke rumah, semut k menyetorkan sejumlah feromon pada lintasan yang telah dikunjungi. Khususnya, jika semut k berada dalam mode mundur dan melintasi maka akan mengubah nilai feromon Ο„ij sebagai berikut:

Dengan aturan ini, semut yang menggunakan lintasan yang menghubungkan simpul i ke simpul j meningkatkan probabilitas bahwa semut yang akan datang akan menggunakan lintasan yang sama di masa depan. Semakin pendek jalan semakin banyak feromon disimpan oleh semut. 

Pheromone Trail Evaporation

Dalam koloni semut nyata, jejak feromon juga menguap, tetapi, seperti yang telah kita lihat, penguapan tidak memainkan peran penting dalam penemuan jalur terpendek semut sungguhan. Itu fakta bahwa, sebaliknya, penguapan feromon tampaknya penting dalam Semut buatan mungkin karena fakta bahwa masalah optimasi ditangani oleh semut buatan jauh lebih kompleks daripada yang bisa dipecahkan semut nyata. Selain itu, penguapan feromon buatan juga memainkan fungsi penting untuk mengikat nilai maksimum yang dapat dicapai oleh jalur feromon. Penguapan mengurangi jejak feromon dengan kecepatan eksponensial. Di S-ACO, penguapan feromon disisipkan dengan deposit feromon semut. Setelah setiap semut k pindah ke simpul berikutnya sesuai dengan perilaku pencarian semut dijelaskan sebelumnya, jalur feromon diuapkan dengan menerapkan persamaan berikut untuk semua lintasan:

Setelah penguapan feromon telah diterapkan semua lintasan, jumlah feromon semut k ditambahkan ke lintasan. 

Secara khusus, hasil eksperimen yang disajikan di atas mendukung kesimpulan berikut: 

(1) efek panjang jalur berbeda, meskipun penting, tidak cukup untuk memungkinkan solusi efektif dari masalah optimasi besar; 
(2) feromon pembaruan berdasarkan kualitas solusi penting untuk konvergensi cepat; 
(3) nilai besar untuk parameter mengarah pada penekanan kuat pada fluktuasi awal, acak, dan burukperilaku algoritma; 
(4) semakin besar jumlah semut, semakin baik konvergensi dari algoritma, meskipun ini datang pada biaya waktu simulasi yang lebih lama;
(5) penguapan feromon penting ketika mencoba memecahkan yang lebih kompleks

tulisan ini adalah hasil terjemahan dari buku "Ant colony optimization" karya M Dorigo, T StΓΌtzle
yang diterbitkan oleh MIT Press tahun 2004

Tuesday, January 21, 2020

IDENTITAS NASIONAL

khansha hanak


Konsep dan Urgensi Identitas Nasional

Konsep Identitas Nasional dibentuk oleh 2 kata dasar yaitu “identitas” dan “nasional”. “Identitas” berarti ciri ciri atau keadaan khusus seseorang atau jati diri dan “Nasional” berarti sifat kebangsaan; berkenaan atau berasal dari bangsa sendiri; meliputi suatu bangsa. Apabila bangsa Indonesia memiliki identitias Nasional maka bangsa lain akan lebih mudah mengenali dan mampu membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain. 

Sumber Identitas Nasional Indonesia

Terdapat dua jenis identitas yaitu identitas primer atau identitas etnis yaitu identitas yang mengawali terjadinya identitas sekunder, dan identitas sekunder yaitu identitas yang dibentuk atau direkonstruksi berdasarkan hasil kesepakatan bersama. Menurut sumber legal-formal, identitas nasional Indonesia terbagi menjadi beberapa hal yaitu :

Bendera Sang Merah Putih
Diatur dalam UU No. 24 Tahun 2009 mulai pasal 4 sampai 24.

Bahasa Negara Bahasa Indonesia
Diatur dalam UU No. 24 Tahun 2009 mulai pasal 25 sampai 45.

Lambang Negara Garuda Pancasila
Diatur dalam UU No. 24 Tahun 2009 mulai pasal 46 sampai 57. Lambang Garuda mewujudkan nilai sebagai berikut :
Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima.
Dasar Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai.
Dasar Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai
Dasar Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng di bagian kanan atas perisai.
Dasar Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan padi di bagian kanan atas perisai.

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
Diatur dalam UU No. 24 Tahun 2009 mulai pasal 58 sampai 64.

Semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda beda tetapi tetap satu jua. Semboyan ini dirumuskan oleh the founding fathers mengacu pada kondisi masyarakat Indonesia yang sangat pluralis yang oleh Herbert Feith (1960) dinyatakan bahwa Indonesia adalah mozaic society.

Dasar Falsafah Negara Pancasila
Pancasila memiliki sebutan atau fungsi dan kedudukan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yaitu berfungsi sebagai dasar negara, ideologi nasional, falsafah negara, pandangan hidup bangsa, way of life, dan masih banyak lagi. Pancasila sebagai identitas nasional memiliki makna bahwa seluruh rakyat Indonesia seyogianya menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Dinamika dan Tantangan Identitas Nasional Indonesia

  1. Lunturnya nilai nilai luhur dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.
  2. Nilai-nilai pancasila belum menjadi acuan sikap dan perilaku sehari hari.
  3. Rasa Nasionalisme dan patriotisme yang luntur dan memudar.
  4. Lebih bangga menggunakan bendera dan bahasa asing.
  5. Menyukai simbol-simbol asing daripada lambang bangsa sendiri dan senang menyanyikan lagu-lagu asing daripada mengapresiasi lagu sendiri.


Esensi dan Urgensi Identitas Nasional Indonesia

  1. Bangsa Indonesia perlu untuk dikenal bangsa lain sehinnga mampu eksis sebagai sebuah bangsa sesuai fitrahnya.
  2. Identitas Nasional sangat penting bagi kelangsungan hidup negara/bangsa tersebut untuk meminta dan memberikan bantuan/pertolongan negara/bangsa lain.
  3. Identitas Nasional penting bagi kewibawaan negara dan bangsa Indonesia karena dengan saling mengenal identitas akan tumbuh rasa saling hormat, saling pengertian, dan tidak ada stratifikasi dalam kedudukan antarnegara-bangsa. 

Monday, July 8, 2019

TEMBANG GAMBUH SERAT WEDHATAMA

khansha hanak

Wedhatama iku kitab agama Hindu anggitane dening KGPAA mangkunegaran IV. Wedhatama iku saka tembung Wedha tegese kitab agama Hindu lan Tama tegese utama. Dadi wedhatama iku kitab/serat kang isine piwulang bab kautaman urip. 


PAUGERANE  

Guru gatra: 5
Guru gatra: Cacahe larik/gatra saben sapada
Guru wilangan: Cacahing wanda saben sagatra
Guru lagu: Tibaning swara ing pungkasane gatra

Samengka ingsun tutur 7u
Sembah catur supaya lumuntur 10u
Dhihin raga cipta jiwa rasa kaki 12i
Ing kono lamun tinemu         8u
Tandha nugrahaning manon 8o

FILOSOFI

Tembang gambuh iku asale saka tembung jumbuh/cocok/sawiji. Tegese komitmen kang ngawijikake tresna ana ing kaluwarga. Filosofine kabagi dadi 2:
Cocok: nalika manungsa wes cocok karo pasangane, banjur dadi manten
Selaras: nalika manungsa wes umur 40-50 th wis bisa nyelaraske kebutuhane jasmani lan rohani
Watak tembang gambuh:
Rada sereng, seneng menehi

Istilah-istilah:

Titilaras         : angka-angka (not) lelirune gamelan
Pedhotan         : papan pangasoning napas nalika ngelagokake tembang
Cengkok         : lekak-lekuking swara 
Singgetan : aturan pernapasan naika nembang
Gregel : variasi pocapan wanda/tembung kang ana luk e


Saturday, December 22, 2018

Program Implementasi Stack Rak Sepatu

khansha hanak


SOURCE CODE PROGRAM




PSEUDOCODE RAK_SEPATUKU

{Program Menata tumpukan rak sepatu dan mengeluarkannya}

Deklarasi
{MAXSIZE = 10, int top; int data[max+1]; stack tumpukan; void createEmpty(); int IsEmpty(); int IsFull(); void push(int x); void pop(); int lagi; int input; int pilih;}

Implementasi
{START
s.top  -1
while option ≠ 5  Do
display("_____________________________________")
        display("             RAK SEPATUKU\n")
        display("Oleh : Khansha Aundhia Hanak 47006\n")
        display("_____________________________________")
        display("1: Cek kondisi Rak Sepatu")
        display("2: Tambah sepatu (Max = 10)")
        display("3: Keluarkan sepatu")
        display("4: Kosongkan rak")
        display("5: Keluar")
        display("Pilihan Anda: ")
read choice
switch choice

case 1  :
IF IsEmpty() == 1
display ("rak masih kosong")
             ELSE IF
IsEmpty() == 0&& IsFull() == 0
display ("Rak sudah terisi (belum penuh)")
ELSE
display ("Rak sudah penuh")
END IF
break
case 2  :
            IF (IsFull() == 1)
                display("Rak Penuh.")
            ELSE
                display("Masukkan data(nomor sepatu): ")
                read choice

                push(input);
                display("Nomor sepatu di rak tertinggi:")
                display("rak penuh:) //1 apabila penuh, 0 apabila masih kosong
                display("rak kosong:) //1 apabila kosong, 0 apabila sudah terisi
      break
case 3 :
            display ("Sepatu yang dikeluarkan nomor:")
            read choice
pop
break

case 4 :
WHILE (IsEmpty() == 0)
                display("Sepatu yang dikeluarkan nomor:")
                pop
puts("Rak sudah kosong")
case 5 :
display ("Thank you")
exit
END switch
END}

PENJELASAN PROGRAM


typedef digunakan dalam pendeklarasian tipe data struct typedef struct nama nama; Typedef memberikan nama lain dari "struct nama" menjadi "nama" sehingga ketika kita mendeklarasikan sebuah tipe "struct nama" lebih di mudahkan dalam urusan penulisan.
Create: Untuk menciptakan dan menginisialisasi stack dengan cara membuat top = max+1
Dengan cara memeriksa nilai Top, jika Top = +1  maka stack kosong (empty)
Jika top = Max+1 berarti stack sudah penuh (MAX+1 adalah batas elemen array dalam program C++)
Deklarasi variabel2 dalam stack void createEmpty(); int IsEmpty(); int IsFull(); void push(int x); void pop();
Masuk ke dalam fungsi main kemudian mendeklarasi variabel int lagi; int input;int pilih; dan membuat stack kosong dengan createEmpty();
While tidak memilih opsi 5 (opsi 5 = keluar) maka print
 _____________________________________
             RAK SEPATUKU
_____________________________________
1: Cek kondisi Rak Sepatu
2: Tambah sepatu (Max = 10)
3: Keluarkan sepatu
4: Kosongkan rak
5: Keluar
Pilihan Anda:
Masukkan input  berupa tipe data integer dan dialamatkan ke variabel &pilih
Case 1 (apabila memilih opsi nomor 1) = apabila stack masih kosong maka print "rak masih kosong"
else if apabila stack tidak kosong maupun tidak penuh maka print "Rak sudah terisi (belum penuh)"
else apabila stack sudah penuh maka print “Rak sudah penuh”
Case 2 (apabila memilih opsi nomor 2) = Apabila rak penuh maka print “Rak penuh”
Else print
Masukkan data(nomor sepatu): //masukkan nomor sepatu (memakai intruksi pop)
Nomor sepatu di rak tertinggi: //nomor sepatu tertinggi
rak penuh: 0 //apabila rak belum penuh
rak kosong: 0 // apabila rak sudah terisi
Case 3 (apabila memilih opsi nomor 3) = printf “Sepatu yang dikeluarkan nomor: //nomor sepatu yang dikeluarkan (memakai intruksi pop)
Case 4 (apabila memilih opsi nomor 4)  =  Kosongkan rak (memakai intruksi pop)
Case 5 (apabila memilih opsi nomor 5) = keluar
void createEmpty() = instruksi untuk membuat stack kosong tumpukan.top = 0
void push(int x){
tumpukan.top = tumpukan.top + 1;
tumpukan.data[tumpukan.top] = x;
setiap instruksi push akan menambah satu tumpukan pada variabel tumpukan.top
dan setiap tumpukan akan dimasukkan ke dalam int x
void pop(){
tumpukan.top = tumpukan.top - 1;
setiap perintah pop akan mengurangi jumlah tumpukan pada variabel tumpukan.top
int IsEmpty(){
    if (tumpukan.top == 0)
        return 1;
 Else
     return 0;
apabila stack telah dikosongkan maka program akan kembali ke awal
int IsFull(){
    if (tumpukan.top == max)
        return 1;
    else
        return 0;
}
Apabila stack sudah penuh maka kembali ke menu awal

Thursday, December 6, 2018

Saturday, June 2, 2018

Catatan Akhir Sekolah : Bagian 6 "Let's Moving on!"

khansha hanak

Beberapa hari ini saya menerima banyak curhat, masalah utamanya adalah keinginan untuk move on tapi yang selalu gagal. Definisi move on sendiri ada banyak, tergantung situasinya. Ada yang berusaha move on setelah menjalani hubungan, ada yang ingin move on karena sudah tidak tahan menjadi secret admirer, atau ada juga yang ingin move on dari cita-cita dari keinginan yang tidak sampai. Move on tidak selalu tentang masalah hubungan percintaan, intinya move on sih tentang melangkah ke depan, melanjutkan hidup menjadi lebih baik, mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi sebelumnya, dan mengikhlaskan apa yang terjadi. 

Berhubung saya berbicara di kalangan remaja, urusan move on tidak jauh-jauh dari urusan relationship entah itu cuma teman atau yang pernah serius. Ada banyak situasi berbeda yang pernah saya alami dan mengharuskan saya untuk move on. Selain itu, ada cara yang berbeda-beda juga dalam menjalankan misi move on. Ada teman yang berpendapat move on itu ketika kamu tidak mengungkit-ungkit lagi permasalahan tersebut, menutupnya rapat-rapat. Di sisi lain juga ada teman yang berpendapat kalau ketika kamu sudah ikhlas dan move on adalah ketika kamu bisa berbagi cerita tersebut kepada teman-teman tanpa beban. 

Dari pendapat di atas tidak ada yang salah, memang setiap orang menyikapinya berbeda-beda. Ada saat saya memang ingin menutup rapat-rapat karena saya menganggap itu sebuah kegagalan yang tidak perlu diceritakan, ada saat juga ketika saya justru ingin bercerita (seperti yang saya lakukan saat ini) karena saya merasa ada pelajaran yang bisa diambil dari suatu problema dan bisa berbagi kepada teman yang lain, simpelnya karena saya tidak ingin teman-teman jatuh di lubang yang sama. 

Kalau ditanya kamu pernah move on dari masalah apa aja sih ? Ya berbagai macam masalah, ada yang tentang urusan perasaan, pertemanan, dan keinginan. Berbicara tentang masalah perasaan, saya biasanya merasa harus move on ketika perasaan ini berubah menjadi perasaan bersalah, dimana urusan perasaan terlalu menguasai pikiran dan mau tidak mau saya harus membuangnya jauh-jauh karena jika diteruskan tidak akan baik. 

Ada juga situasi move on ketika saya merasa “buat apa saya harus berada pada situasi seperti ini terus-menerus?” Di lain waktu saya juga pernah menghadapi situasi ketika saya merasa sedih karena tidak mendapatkan apa yang saya inginkan, saya memutuskan untuk move on, saya merasa masih ada banyak cara untuk meraih keinginan dan cita-cita, dan toh kegagalan bukan akhir dari perjuangan. 

Jadi bagaimana cara saya menyikapi situasi yang berbeda-beda di atas ? Berbicara tentang perasaan, cara terbaik untuk move on bagi saya adalah teman dan kesibukan. Tidak ada salahnya bercerita kepada teman, dari teman bisa mendapat motivasi dan setidaknya kita merasa tidak sendiri. Nah, setelah mendapat motivasi langkah selanjutnya memutuskan bagaimana kamu bersikap ke orang tersebut. Untuk urusan ini, saya biasanya bersikap chill alias kalem aja. Mungkin tidak bisa sedekat sebelumya tapi tidak berarti memusuhi, dan berinteraksi secukupnya. Akan lebih baik lagi, kalau bisa saling bekerja sama dalam hal yang positif dengan catatan jangan mengungkit-ungkit masalah yang dulu pernah terjadi. 
Tapi bagaimana kalau move on dari suatu masalah pertemanan ? Jujur, bagi saya sebenarnya tidak ada kata move on dari pertemanan, yang ada move on dari masalah yang timbul di antara kedua belah pihak. Kalau tentang pertemanan cara yang terbaik adalah meluruskan masalah dan saling memaafkan. Berteman kembali, melupakan apa yang terjadi sebelumnya, dan saling memperbaiki diri. 

Nah, berbeda lagi kalau move on dari suatu keinginan atau cita-cita. Singkatnya, saya selalu percaya di setiap kegagalan kita dalam melaksanakan rencana utama, pasti ada rencana cadangan yang tidak kalah baik nya dari rencana yang pertama. Saya percaya pasti semua ada jalan alternatifnya kok, google maps aja bisa masa kamu enggak ? (oke ini lame jokes
Untuk situasi dan cara move on yang lebih detail saya serahkan kepada co-author di bawah. Check it out !

Pojok Co-Author 

Co-author 1 (@fitrinap)

Apa sih yang pertama kali kalian pikirkan ketika mendengar kata move on? 
Yupss... tentunya salah satu kata yang muncul dalam otak kita adalah mantan. Mantan itu bagian dari masa lalu kita yang dulunya pernah merajut kasih bersama. Namun yang namanya pertemuan pasti ada perpisahan. Perpisahan dengan mantan mungkin membuat sebagian orang merasa galau dan larut dalam kesedihan apabila perpisahan tersebut sebenarnya tidak diinginkan seperti adanya orang ketiga dalam hubungan, apalagi kalau orang ketiganya sahabatmu sendiri, bisa dibayangkan sendiri rasanya bagaimana. 
Di sini saya akan memberi beberapa tips supaya bisa move on berdasarkan pengalaman saya. Sukses tidaknya move on itu tergantung dari diri sendiri, harus diniati dari dalam diri untuk benar -benar ingin move on. Yang pertama yang harus kamu lakukan adalah jangan sampai kalian menjadikan mantanmu sebagai sahabatmu, buang jauh - jauh pikiran bahwa jika sudah putus kalian masih bisa bersahabat dengan mantan kalian, karena hal itu dapat membuat kamu gagal move on dan bisa jadi baper lagi. Yang kedua ingatlah semua keburukan yang pernah dilakukan oleh mantanmu, dan kamu harus merasa bahwa dirimu lebih berharga sehingga kamu tidak sepantasnya mendapat keburukan dari mantan kamu. 
Yang ketiga kamu harus putuskan (block) semua akun dan kontak mantan supaya tidak ada pemberitahuan mengenai kabar apapun tentang sang mantan. Yang keempat, kamu bisa refreshing bersama teman - teman kamu, rencanakan liburan bersama teman - teman kamu, buatlah setiap moment bersama teman-temanmu menjadi sangat berarti bagi kamu. Yang kelima, cari kesibukan yang bisa membuat kamu gak kepikiran mantan kamu. Semisal kamu ikut organisasi, kegiatan keagamaan, shopping, olahraga dll. 
Yang terakhir, kamu mencari pasangan baru. Dengan pasangan baru, kamu bisa berhenti memikirkan mantan kamu dan tentunya belajar dari pengalaman sebelumnya agar hubungan kalian menjadi langgeng.  Namun dari beberapa tips yang saya sampaikan di atas, semua tergantung dari diri masing-masing. Hal yang perlu saya tekankan agar sukses move on  adalah niat dari dalam diri sendiri untuk move on. Ingat, dirimu dan waktumu terlalu berharga hanya untuk sekedar menggalaui mantan. Selamat mencoba ! 

Co-author 2 

Move on? Kalo ngomongin masalah move on sih aku ada beberapa pengalaman yang bisa aku bagi. Ya susah susah gampang sih move on tuh. Ya dulu pernah sih tiba-tiba ditinggal sama doi nggak tau juga alesannya kenapa kok tiba-tiba bisa ditinggal gitu, sedih sih... soalnya pas itu lagi deket-deketnya. Terus selang beberapa waktu dianya udah jadian sama cowok lain tambah deh penderitaan, tapi ya mau gimana lagi emang yang di atas paling tau buat kita. Setelah tau dia jadian sama cowok lain rasanya tuh kayak diiris nih hati (alay dikitlah wkwk) tapi aku nggak mau nyalahin dia juga sih dan aku memutuskan buat move on. 
Yap move on nggak susah-susah amat kok, kalo kamunya ikhlas sih hehe.. salah satu cara biar bisa move on yang mutakhir tuh temen. Temen tuh emang paling pengertian bro, ya walaupun mereka juga yang paling bangke. Kalo aku sendiri sih selama masih ada temen everything is okay. Soalnya mereka tuh mood booster banget jadi bisa lupa deh sama yang lalu lalu, temen juga bisa jadi tempat cerita dan banyak saran yang baik berasal dari temen. 
Terus kalo pengen move on gausah stalking doi dulu deh daripada tambah galau ntar akhirnya, apalagi kalo liat doi dah jadian sama cowok lain galaunya gak bakal hilang bro. Terus satu cara paling ampuh bro turn back to Allah. Yap itu cara paling ampuh yang aku tau  Allah tau yang terbaik buat kita bro mending serahin semuanya aja ke Allah terus fokus dulu buat masa depanmu, mikirin masalah doinya nanti aja bro kalo udah mapan udah siap baru tuh minta restu bapaknya bukan restu doi lo yaa. 
Kalau ditanya efek yang dirasain setelah move on yang paling kerasa tuh ga ada galau lagi masalah cinta-cintaan waktu galau-galaunnya bisa buat hal lain yang berguna dan bisa punya waktu lebih buat temen keluarga sama lingkungan. Ya buat sementara jadi jofisa dululah jomblo fii Sabilillah. Ya mungkin itu aja sih pengalamanku soal Move On nggak susah kok penting kaliannya ikhlas dan punya niat kuat buat moving on. 

EPILOG 

Singkat cerita move on itu tentang mengikhlaskan, memaafkan, dan melanjutkan hidup. Saya percaya bahwa masalah yang datang dan pergi itu semua sudah ada yang mengatur. Jika kita tidak dihadapkan suatu situasi sulit kita juga tidak akan mengerti  bagaimana harus tetap bertahan dan semua itu bagian dari proses pendewasaan. Sibukkan diri dengan hal-hal positif, lama-lama juga akan terlupakan dan percayalah kalau ada rencana yang lebih baik untuk kamu, semua sumber kegalauan dan kesedihan itu sebenarnya sugesti dari dalam diri sendiri, jadi dibikin enjoy aja :) 

Sekian. 

Friday, June 1, 2018

Catatan Akhir Sekolah : Bagian 5 “Hobi dan Cita-cita”

khansha hanak
Gambar yang pernah saya buat saat berusia 8 tahun
Setiap orang memiliki cerita tentang hobi dan cita-cita yang unik. Saya menemukan hobi lewat cara-cara cenderung tidak sengaja dan bukan karena arahan orang tua. Orang tua jelas mendukung dan membiarkan saya berkreasi sendiri. Sejak kecil, orangtua saya tidak pernah memaksa untuk mengikuti kelas les dll mereka memberikan kebebasan untuk menemukan  hobi saya sendiri. Apabila ditanya apa hobi saya, saya cenderung orang yang random, jujur saya tertarik dengan banyak hal. Tetapi ada beberapa hobi yang memang saya tekuni sejak kecil, yaitu menulis dan hal-hal yang berkaitan dengan IT.
Saya ingat waktu berusia sekitar 7 tahun saya mulai menyadari bahwa saya suka menulis. Saya merasa nyaman bisa menumpahkan isi kepala saya ke dalam guratan pena, karena kertas pun tak pernah akan menghakimi. Lomba yang pertama kali saya ikuti waktu itu adalah menulis sinopsis, untuk usia kelas 2 SD, yang saat itu kata sinopsis bahkan terasa asing buat saya, tetapi setelah dijelaskan dengan singkat saya langsung menulis dan mengalir begitu saja dan dari situ saya mendapatkan prestasi pertama saya. Setelah ketidaksengajaan mengikuti lomba dan membuahkan hasil yang baik, saya mulai jatuh cinta dengan dunia jurnalistik, jadilah sejak kelas 3 SD saya mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik. 
Saya juga mulai tertarik dengan dunia komputer dan IT sejak umur 6 tahun, semua aplikasi saya buka dan berusaha menguasai cara penggunaannya secara otodidak. Sebelum ada smartphone, saya sejak kecil sudah betah berlama-lama di depan komputer, tetapi bukan untuk bermain game, saya lebih tertarik untuk menguasai program yang ada di komputer. 
Saya pun berusaha menggabungkan kedua interest, saya mulai mengetik tulisan saya tidak sekedar tulisan tangan di buku harian. Saya pernah punya cita-cita untuk menerbitkan bukuπŸ˜‚ pada saat usia 10 tahun ketika KKPK populer, saya sempat ingin menjadi salah satunya. Saya mulai menulis cerpen. Namun, ketika menginjak usia 12 tahun, kesibukan mengejar target akademik sedikit mengubur cita-cita saya, tapi terkadang masih menyempatkan diri untuk menulis di buku harian berbicara tentang masalah personal. Di usia sekitar 13 tahun/ 14 tahun, saya mulai jarang menulis di buku harian, saya mulai menulis di blog, mencoba memahami tulisan sastra sekaligus penggunaan kode dalam blog. 
Usia 15-16 tahun saya mulai berpikir untuk menjadikan hobi saya sebagai kontribusi untuk sesama, sehingga saya memutuskan untuk menggunakan blog sebagai media untuk berbagi materi pelajaran kepada teman-teman. Usia 17 tahun kurang lebih sama dengan keadaan saat saya berusia 12 tahun, menyibukkan diri dengan urusan tahun ketiga SMA. Beruntung setelah kesibukan mereda saya bisa meluangkan waktu untuk menulis lagi walaupun sifatnya menjadi lebih personal.
Untuk hobi saya di dunia TI, saya lebih suka mengisi waktu dengan mengikuti forum online, salah satunya menjadi Google Local Guide, kontributor online untuk Google Maps. Meskipun menjadi kontributor ini secara sukarela, saya mendapatkan banyak manfaat, mulai dari teman-teman sesama local guide, informasi-informasi terbaru tentang dunia IT, dan Google juga beberapa kali memberikan voucher belanja, hotel, pulsa dll secara cuma-cuma. Selain itu, saya ikut menjadi warga Kota Solo yang baik dengan membantu orang lain untuk memberikan informasi tentang Kota Solo. Intinya menjadi seorang Local Guide memang bertujuan untuk mempromosikan daerah masing-masing sekaligus membantu google untuk menyempurnakan informasi pada google maps. Ulasan, foto, dan perbaikan informasi tempat di google maps tidak lepas dari kontribusi para local guide lho :)
Kadang saya merasa mager untuk menulis, beruntung saya punya teman-teman yang selalu memotivasi saya untuk kembali menulis (terutama bagi para co-author yang selama ini sudah banyak membantu saya ). Kadang motivasi juga datang dengan cara yang tak terduga, berawal dari saling curhat antar teman, saya menyadari kalau ada banyak hal yang seharusnya bisa dikatakan tetapi terkadang hanya bisa terpendam di dalam pikiran, saya berpikir “hey, kenapa tidak dituliskan saja? Siapa tau ada banyak teman yang merasakan hal yang sama juga.” Meskipun Catatan akhir Sekolah yang saya tulis baru sampai 5 bagian, ternyata mendapat feedback positif dari teman-teman, dan benar saja memang teman-teman juga merasakan hal yang sama. 

POJOK CO-AUTHOR

Co-author 1 (@rayyanars)




Bicara korelasi hobi dengan cita-cita...
Hampir semua hobi saya berhubungan dengan seni. Dari fotografi, menggambar, bermusik, hingga menonton film. Dan semua itu saya lakukan dengan senang hati untuk mengasah bakat seni yang saya miliki.
Sebagai orang yang suka sama industri kreatif, saya dituntut untuk selalu berinovasi memunculkan ide-ide kreatif, yang kalo orang lihat langsung bilang “Kok bisa bagus gitu ya?”. Tapi untuk bisa jadi kreatif tidak bisa instan, butuh banyak belajar dan pengalaman. Yang paling penting adalah belajar dari kesalahan, misal kalo saya motret “Duh, kok fotonya ‘flat’ gini ya”. Dari itu saya belajar bagaimana biar foto itu tidak terkesan ‘flat’, entah itu bereksperimen dengan angle atau eksposurnya. 

Kemudian saya sering berpikiran kalo foto bagus dihasilkan dengan kamera yang ‘high-end’. Itu tidak selamanya benar, karena kamera terbaik adalah kamera yang paling kita kuasai, apalagi kalo skill udah dewa, pakai kamera HP aja bisa bagus.
Yang paling saya suka itu ketika menambah jam terbang. Karena semakin banyak jam terbang semakin banyak pengalaman yang kita dapat. Jika ada waktu luang saya selalu menyempatkan untuk hunting, bisa makro-an di kebon rumah, motret mainan. Nah kalo lagi ada temen biasanya motret yang jauh-jauh, kaya landscape, atau birding. Ketika sudah berpengalaman maka ide kreatif itu akan muncul dengan sendirinya.

Dari semua hobi saya, saya lebih fokus untuk mendalami fotografi. Saya sendiri bercita-cita supaya hobi tersebut bisa menjadi profesi. Kan enak kalo profesi kita sesuatu yang kita sukai. Apalagi kalo fotografer, bakalan kerja sambil travelling...

Co-author 2 (@fariz_qinanda)


Memang dari TK aku diikutin les musik sama orang tua, ya walaupun cuma drum band sih :v Motivasinya, katanya, menyeimbangkan otak kanan sama kiri 😌 Nah, pas SD sekitar kelas 4 aku dimasukin ke les piano. Catatan aja, kalau mau belajar musik memang paling enak dari piano dulu, soalnya dasarannya ada di situ, dan mainnya enak tinggal pencet tuts. Oke, itu sampai kelas 6, soalnya ada UN.
Lanjut ke SMP, aku rencana mau pindah dari piano. Aku Bimbang antara mau pilih gitar apa drum. Aslinya asik ngedrum sih πŸ˜‚ Tapi, ya karena kalau nge-drum latihannya nggak bisa di rumah dan keliatan nggak fleksibel, aku pilih gitar πŸ‘Œ Sekian tahun latihan, baru pas SMP akhir aku bisa menyalurkan hobiku sama teman-temanku. Ya soalnya SMP ku kan SMP Islam dan musik nggak diterapkan di sana πŸ˜‚
Mulai dari situ aku ngerasa seneng, soalnya emang bisa dapet teman. Masuk ke SMA, negeri kan, ya jadi dapet teman banyak karena hobi itu, dari situ aku juga belajar dari temen temen, enjoy~ Mungkin rencanaku ke depan di kuliah aku mau join sama grup bandnya, jadi biar lebih terarah. Jujur, hobiku cuma tak buat sampingan, jadi ya kebanyakan untuk aku sendiri.

Co-author 3 (@febionalita)

Ngomongin soal hobi dan cita-cita, kayaknya aku udah salah jalan sejak dulu πŸ˜‚. Hobiku itu ngelukis, fotografi sama travelling. Kalau cita-cita kayaknya banyak banget, dari jadi ahli di konservasi (aku batalin cita-cita ini gara-gara udah gak kuat belajar biologi sama kimia πŸ˜‚), penjelajah, jurnalis, desainer, fotografer dan jadi film maker. Tapi sekarang aku mau fokus omongin hobi gambar.
Dari TK aku udah hobi ngegambar dan hobi itu terus lanjut sampe sekarang. Mulai dari gambar pake pensil sama bolpoin di tembok waktu kecil,  sampe sekarang yang udah nyoba pake berbagai macam alat dan bahan (perlu ditekankan aku disini hobi bukan orang yang udah proπŸ˜‚). Kalau udah lagi ngegambar rasanya  asik banget, aku kuat ngelakuin itu berjam-jam sampe aku ngerasa puas. Uang yang aku keluarin juga kalau dihitung menurutku udah lumayan banyak. Alat yang kebeli juga udah lumayan, dari cat minyak, cat poster, cat air, cat acrylic, brush pen, waterbrush dan lainnya. Dari semua itu yang paling aku suka cat air. Aku suka cat ini karena pengaplikasiannya gampang dan warnanya lucu.
Sampai sekarang hobi ngegambar ini cuman berguna buat bikin kartu ucapan, ngewarnain tembok kamar sama bantuin ngerjain tugas  adekku πŸ˜‚. Tapi ada satu hal yang menurutku paling berguna untukku, yaitu sebagai pelarian. Seketika semua masalah yang ada di depan bisa lupa dan rasanya bisa jadi tenang, yaa walaupun akhirnya balik lagi.
Sejauh ini semua hobiku didukung semua orang di sekitarku. Orang tua juga ngasih fasilitas buat hobiku. Tapi yang paling tidak mendukung malah pendidikan yang aku ambil. Aku cuman ngikutin arus yang dianggap masyarakat itu yang paling oke dan paling keren. Cukup bangga juga sih kalo ditanya orang asing sekolah dimana, tapi di sekolah aku cukup sering ngerasain: 'apa sih ini, gak guna!'. Hehehe aku  terjebak dijurusan IPA :). Sebagai anak yang udah kecemplung di-IPA sehari-hari (terutama kelas 12)  kerjaanku nyariin x mulu, waktu untuk hobiku berkurang dan susah untuk ngembangin hobi. Ini jadi salah satu penyesalanku, aku cuman sibuk sama sekolah yang aku tau gak begitu suka dan jarang ngelakuin hobi. Hasilnya aku gak pernah ahli dalam apa pun, semuanya setengah-setengah. Agak sedih juga kalau dipikirin.
Pada akhirnya sebagai yang suka menggambar dan sudah terjebak dijurusan IPA, pilihanku cuman satu: ARSITEKTUR. Jurusan yang pas kecil enggak pernah kepikiran. Toh itu cuman jurusan, aku gak tau hasilnya nanti gimana. Lagipula salah satu penulis novel fiksi favoritku ternyata lulusan teknik sipil dan salah satu aktivis Bahasa Indonesia yang baik dan benar yang aku tau ternyata seorang lulusan teknik kimia. Kesimpulannya walaupun aku udah ngambil jalan yang salah dan berakhir kayak gini, aku tetep mau ngejar cita-cita yang lain :). Semangat buat temen-temen yang udah salah jalan juga, ini bukan akhir dari hidup πŸ˜‚.

Epilog

Menulis Catatan Akhir Sekolah bagi saya adalah cara untuk menutup luka hati, menghilangkan kekecewaan, dan merangkum kejadian yang saya alami saat SMA menjadi karya yang positif yang semoga bisa menginspirasi dan dapat membantu teman-teman saya dalam menyuarakan opini dan segala curahan hati. Berkat menulis CAS saya juga bisa berkomunikasi lebih dalam dengan teman-teman, saling mengisi, dan saling memahami. Sejauh ini menulis mengusir rasa kesepian, kegabutan, dan mager. Saya sadar kalau ternyata saya tidak sendiri, dan bersama teman-teman, kami bisa menyikapi suatu problema dengan lebih bijak, melihat dengan dua sudut pandang dan mencari solusi yang terbaik.
Menjelang usia 18 tahun saya memutuskan untuk mengambil langkah serius dalam ketertarikan saya terhadap dunia IT, dengan meneruskan kuliah saya di prodi Teknologi Informasi, tapi satu yang pasti, saya berharap untuk tidak pernah berhenti menulis.

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates